"in good times and bad times
i'll be on your side forever more
that's what friends are for"
indah banget kata-katanya, gw ambil dari lagu "That'sWhat Friends Are For" yg dibawain melalui kolaborasi Glady's Knight, Elthon John dan Stevie Wonder.
senangnya bisa memiliki sahabat dalam segala keadaan. mereka selalu mengisi setiap lembar hidup, selalu mengerti dan memahami kita. hidup kerasa lebih indah dan penuh warna.
tetapi kemarin sore gw dan teman lama gw chatting on YM. sebelum kami melakukan pembicaraan serius dia menanyakan ke gw "chy, lo masi sahabat gw gak?", gw kaget dengan pertanyaannya secara gw dengan dia sdh menjalin persahabatan dari SD dan sampai sekarang gw dengan dia masi sering berkomunikasi, tetapi kami terpisah karena gw hrs pindah krn bokap pindah tugas. gw heran kenapa dia tiba-tiba mengeluarkan pertanyaan itu.
dan gw menjawab "yah iyah lah cong, gw masi sahabat lo...lo knp?"
dan dia mengatakan "disini gw byk temen tp gak ada yg deket dgn gw". gw tanya "kenapa bisa gt?" dia hanya menjawab "sahabat dan musuh itu terlalu tipis batasannya".
menurutnya, justru sahabat itu adalah musuh yang ga kelihatan oleh kita. baginya ga ada temen yg tulus. kayaknya temen gw ngalamin trauma cukup berat ma sahabatnya disana.
akhirnya dia menasehati gw, "sebaiknya gak usah berteman terlalu dekat , kalopun punya temen sebaiknya hal yg terlalu privasi jgn terlalu diumbar..bgtu jg dgn frekuensi bertemu atau kontak, gak hrs rutin n trjadwal, justru dgn bgtu prtemanan bakal awet". kalo gw pikir-pikir ada benernya juga yg dibilang ma temen gw.
akhirnya gw jd adu argumen ma dia, bahwa walo bagaimanapun setiap orang membutuhkan seorang teman atau sahabat, gak mungkin kita menjadi autis berdiam diri dirumah dan jauh dari pergaulan, tp emg dasar temen gw ini pinter ngomong, diapun menangkis semua kata-kata gw. menurut dia boleh-boleh aja memiliki temen sebanyak-banyaknya tetapi harus tetep mempertimbangkan beberapa hal yang sudah dia sampaikan tadi .
sahabat hanya bisa dinikmati pada saat kita sekolah dulu, ketika SD hingga mungkin diperguruan tinggi. setelahnya kita akan hidup sendiri dengan dan sibuk dengan kepentingan masing-masing di dunia kita sendiri, misalnya keluarga dan pekerjaan. jadi menurutnya, jangan terlalu memiliki keinginan lebih untuk memiliki sahabat saat ini. kalaupun ada atau mereka hadir kembali dalam hidup kita, harus dianggap sebagai temen biasa. jangan terlalu senang dulu, karena itu semua semu semata. hmmmm....pernyataan ini cukup keras menurut gw...
setelah gw ngelewati beradu argumen ma temen gw, gw pun teringat lagi kata-katanya pd saat dengerin lagu tadi, jujur aja gw kangen sahabat-sahabat gw yang dulu. walopun mungkin kata-kata temen gw tadi bener, namun sahabat-sahabat gw masih kesimpan dihati sampe saat ini. tentu gak semua sahabat punya sifat dan perilaku buruk. baik dan buruknya mereka adalah tetap sahabat-sahabat gw.
lebih dari semuanya itu, gw sangat berbahagia lagi masih memiliki banyak temen disini. indahnya dunia jika kita semua bisa saling menghargai dan menyayangi satu dengan yg lain.
Selamat Siang, Salam Persahabatan ;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar