Terkadang tindakan DIAM adalah tindakan ampuh yang siap digunakan pada saat yang tepat. jadi kalau gak punya kata-kata yang perlu diucapkan, lebih baik ambillah tindakan diam. karena lebih baik diam daripada mengatakan sesuatu yang yg gak perlu dikatakan yang bisa jadi akan membuat kita terdengar bodoh dan konyol.
cukup mudah untuk mengetahui kapan waktunya kita mengeluarkan kata-kata atau bicara. tapi untuk mengetahui kapan harus kita diam adalah hal yang jauh berbeda. sebab kebanyakan kita tak mengindahkan tindakan 'DIAM' yang disampaikan naluri kita kepada kita, sehingga gak jarang kita masuk kecebur dalam masalah gara-gara salah ngomong atau membuka suara pada saat yang salah.
Tuhan menciptakan bibi dengan tujuan dan fungsi yang jelas. salah satu fungsi dari bibir adalah untuk dikatupkan, untuk menahan lidah dari berkata-kata yang gak perlu. lagipula, bagaimana kita memperhatikan dan mendengarkan dengan lidah yang berkata-kata. jadi, diamlah, demi kejernihan pandangan kita. karena orang yang sanggup diam di tengah keinginan untuk berbicara akan mampu menemukan kesadaran dirinya.
sekali kita membuka mulut, maka kita akan menemui betapa banyaknya kalimat-kalimat meluncur tanpa disadari. boleh jadi, sebagian kecil kata-kata itu memang kita kehendaki. tapi sebagian besarnya adalah luapan emosi yang gak perlu. dan faktanya, orang seringkali tergelincir oleh kerikil kecil bukan batu yang besar. butiran mutiara hanya bisa tercipta bila kerang mutiara mengatupkan cangkangnya rapat-rapat. karena sekali ia membuka cangkangnya lebar-lebar, maka pasir dan kotoran segera memenuhi mulutnya. yah sedikitnya seperti itulah pengibaratan kekuatan kita untuk diam.
kebijakan seringkali kesimpan rapat dalam diamnya para bijak. karenanya, kita perlu berusaha membukanya dengan sekuat tenaga. sebab, bukanlah kita dinasehati dengan pepatah yang berbunyi "Diam adalah Emas"?
Jadi, diam memang emas -- pada saatnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar