Senin, 25 Agustus 2014

My First Birthday Without My Daddy

It's coming...
25th August 2014, today is my birthday.
My first birthday without my daddy.
Didn't think that not hearing my dad wish me a "happy birthday", so painful.
I miss him terribly...


Dad,

I miss your smiling face, the warmth and love that was you.
Everyone else came first in your life, it was just something you'd do.
I hope you knew what you meant us, know how much you are missed.
Do you know how often you're thought of or how many times your picture is kissed?
You made an impact on your family, everlasting and always there.
The heartache I feel from losing you is at times more than I can bear.
But, I know my wish can't come true, you will never again stand beside me.
The only way I can see you now is in pictures, memories and dreams.



I miss u so badly...


Selasa, 11 Februari 2014

Someone there


aku sakit
saat kau tak mau tau
aku sakit
saat kau bilang tak ada lagi rasa

sungguh dahsyat
setelah semuanya benar-benar berakhir
saat aku mengemis sambil menangis 
kau mendadak bengis

ketika aku menyadari betapa rindunya aku saat ini
betapa damainya hati saat kau ada
meredam marahku
menghapus tangisku

i love u




Minggu, 09 Februari 2014

Luka

aku berlari
aku jatuh
aku terluka

aku membasuh luka dengan air mata
sakit dan pedih
ketakutan datang bagaikan teman
memberi cahaya kegelapan

aku merangkak dalam kegelapan
membiarkan luka ini terus menganga
merenggut setiap tawa
sendiri tanpa teman


Sakit


mengapa aku harus kuat
padahal hatiku sedang sakit
mengapa aku harus tertawa
padahal hatiku sedang merana

tahukah kau didalam kesendirianku
air mataku jatuh dengan bebasnya
dalam tangisku yang tak kau dengar
aku menyebut namamu

entah apa namanya
tetapi biarkan aku menangis
bukan karena tragis
bukan karena pesimis
tapi karena cintaku

Selasa, 04 Februari 2014

Hal Kecil Yang Mengingatkanku Padamu

Hi Bi,
Apa kabar?

Gw hampir melupakan kamu, tetapi seperti biasa, hal kecil yang yang mengingatkan gw ke kamu merasuk di dalam hidup gw.

Apakah gw bisa melupakan kamu selamanya? "TIDAK AKAN PERNAH!" jiwa gw nangis. Kamu sudah menjadi bagian diri gw. Tidak perduli betapa keras gw coba untuk melupakan kamu, kamu selalu hadir seperti sihir yang menghantui mimpi gw.

Gw masih gak ngerti apa yang terjadi. Gw gak tau kenapa kamu pergi. Gw pikir gw mengenal kamu.

Nyata gak sih cinta yang pernah kita bagi, ataukah itu semua cuma khayalan gw saja?

Mengapa kata-kata gw gak nyampe di kamu?

Gw pikir, kadang, gwlah yang membuat kamu. Gw berpikir kamu hanyalah bagian dari khayalanku saja, tetapi kemudian gw menemukan bagian dari dirimu yang membuktikan kita pernah hidup bersama.

Bagaimanapun gw telah kehilangan kamu...

Dan itu sakit...



I miss u so much...