Kamis, 11 Agustus 2016

SANNY

S : Ret, sudah punya pacar?
R : Belum kak! hehehe...
S : Serius?! Kalau belum ada kakak mau kenalin dengan adeknya kakak.
R : Oh, kakak masih punya adek yang jomblo yah... boleh deh.. hahaha
S : Hahaha... Iya, orangnya baik... Bener yah Ret, kakak kenalin...
R : Atur aja kak... ;)

Foto 1. Manado Town Square
Percakapan yang sudah tidak kaget buat aku, karena setiap orang yang tau aku belum punya pacar pasti akan bilang akan kenalin dengan seseorang yang mereka kenal dan menurut mereka orang yang baik. Tidak ada salahnya tapi terkadang aku suka gerah dengan pertanyaan seperti itu, sangking kegerahannya aku anggap itu jadi bahan bercandaan saja.
Dan, percakapan diatas itupun aku anggap bercanda tidak ada hal yang serius disitu.
Setelah dua hari aku ditelepon teman itu, dia mempertanyakan tentang isi dari percakapan itu. Ternyata dia serius mau kenalin dengan adiknya yang baik itu dan janjian mau ketemuan. Aku mengiyakan tawarannya untuk berkenalan dan janjian untuk ketemuan.

Setelah aku mengiyakan untuk ketemuan ternyata lumayan lama kami berdua untuk ketemuan. Satu bulan janjian ketemuan selalu gagal karena kesibukan kerja dan kegiatan kami berdua.
Temanku tidak menyerah juga, dia buatkan janji lagi untuk pertemuan kami lagi yaitu pada hari Sabtu tanggal 12 Desember 2015 dan saya mengiyakan lagi setelah melihat schedule kerja dan kegiatan diluar kerja kosong.

Foto 2. Bukit Kasih Kanonang
12 Desember 2015 jam 16.00 di Manado Town Square kami bertemu tanpa didampingi temanku itu karena dia tidak bisa meninggalkan anak-anaknya yang masih kecil sendiri dirumah.
Oke, aku tidak tau apa-apa tentang cowok yang aku ketemuin ini, aku cuma di beri tau namanya SANNY. 

Pertemuan pertama kami tidak ada yang spesial sih, karena waktu itu sebelum aku ketemuan dengan dia, aku lagi jalan juga dengan dua orang teman. Akhirnya pertemuan itu ditemani oleh dua orang temanku, kami pun mengobrol hal-hal yang umum saja sambil santap makanan ringan dan kami pulang pun dengan cara kami masing-masing.

Setelah pulang dari pertemuan itu aku dapet notifikasi Friend Request dari SANNY di Facebook dan kami melanjutkan private chat. Lewat private chat itu yang pertama kali aku tangkap dari dia adalah orangnya tidak seserius penampilannya, dia termasuk cowok yang humoris dan sampai sekarang aku selalu menjadi korban bercandaannya.

Aku dengan dia hampir tiap hari chatting dari good morning sampai dengan goodnight. Aku menikmati masa PDKT kami berdua dengan private chat, lunchy bareng, dinner bareng, nonton bareng dan ketemuan lagi, lagi dan lagi.

Foto 3. engagement day
Di umur aku yang sekarang, pandangan tentang hubungan tentunya sudah berubah. Momen romantis yang aku harapkan bukan ketika Sanny harus memberi aku bunga dan kecupan, melainkan momen disaat Sanny menyatakan keseriusannya.
Setelah kurang lebih tujuh bulan kami berjalan kami memutuskan untuk berkomitmen dengan hubungan ini. Kami memutuskan untuk meningkatkan status kami yaitu TUNANGAN.
Dengan status yang kami buat ini ada yang setuju dan ada juga yang kurang setuju. Setuju dan tidak setujunya mereka aku berterima kasih banget atas perhatiannya.


Buat aku tidak apa-apa adanya perbedaan pendapat tentang hubungan kami ini dan itu akan menjadi bahan diskusi aku dengan Sanny. Orang bebas saja berpendapat dengan hubungan kami, tetapi aku dan Sanny tetap jalan terus dengan rencana indah kami.
Foto 4. Freshmart - Dinner Time


Ada seorang teman menanyakan tentang keseriusan dan keyakinan aku dengan hubungan ini. Aku dan Sanny sudah cukup dewasa dan kami rasa sudah bukan waktunya bermain-main apalagi soal perasaaan. Kalau masih ingin main-main dengan hubungan seperti ini dan dengan usia seperti aku dan Sanny, aku memilih jomblo saja mba' broSerius bukan berarti besok atau bulan depan kami harus menikah kan, karena mempersiapkan pernikahan itu tidak cukup hanya sebulan.

Nah!
Sekarang aku dan Sanny sedang dalam proses mempersiapkan rencana pernikahan kami. Semoga semua yang kami rencanakan bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan kami berdua.

Amin...