Jumat, 23 September 2011

Inilah Caraku Mengenal Arti Kehidupan

inilah sepenggal kisah yang gw tulis mungkin gak sempurna tapi dengan menulis apa yang terpendam bisa gw salurkan walaupun gak dengan berbicara secara terbuka :)

CINTA dan BENCI akan selalu bersama :D

batas cinta dan benci konon setipis kulit bawang. kepada org yg (pernah) kita cinta setengah mati, suatu saat kita bisa benci setengah mati, itu sumbernya semua dari HATI!

ada ungkapan seorang temen, walopun gak menggambarkan karakter yang punya ungkapan itu lho..
"gw gak dapet lo, lo jg ga bole dapet, mending buat hantu sekalian!"

inilah barangkali yang menjadi nada yang geram seram dan semacam "lo ud buat hidup gw hancur, sekarang giliran hidup lo yg gw bikin berantakan!"
ato ada yg juga bilang "makasi ya buat semuanya, moga kamu bahagia dengannya.."
wah baik amat yak..ud bilang makasi didoain bahagia lagi (sering-sering aja gitu biar dpt doa terus..hihihi :D)

sampai disini, definisi itu, bahwa mencintai berarti menginginkan kebahagian untuknya, walo gak harus bersamanya ato memilikinya, menjadi basa-basi yang beneran jadi basi. ato kita mmg gak pernah mencintai siapapun, kecuali diri kita sendiri?
maka ketika diri kita satu-satunya orang yang kita cintai itu tersakiti, pelakunya harus merasakan sakit yang sama, plus bonusnya tentu aja bisa 2 kali ato 5-10 kali lipatnya...sekalipun dia adalah seorang yang once upon a time (gw sebut sebagai yg tercinta).
Cinta emg kejam yah... (kok malah nyalahin cinta, orangnya tuh yg kejam) hahaiiii,,,cinta gak ngapa-ngapain kena aja ya...Kacian cintanya cyiiiinnn.... :))

yang lebih kacaunya, seringkali gak ada siapapun yg menyakiti kita sebenarnya, kecuali diri kita sendiri. merasa disakiti oleh perasaan-perasaan, pikiran dan unek-unek tentang yang menusuk-nusuk dihati. tapi meskipun kenyataan belum terlihat jelas dimata, kita harus menemukan seorang terdakwa untuk penderitaan yang sedang dirasakan itu, dan orang itu adalah dia!!
judulnya menjadi "sayang, demi kebahagiaanku kau hrs rela jadi terdakwa dari semua kesakitanku" (duuuhhh..so sweetnyaaa..) wweeeww...

ketakutan akan penolakan, ud jadi teror yg nyeremin dlm kehidupan yang ikut mewarnai kisah nyata manusia, jg skenario dilayar sinema. dan kebanyakan yg jadi korban adalah remaja yang beranjak dewasa, dan org dewasa jg merasakan hal ini. (nyedihin banget yah, jadi korban film hihihihi.. :D)

kita kadang sulit menakar, mn yg lebih perih : cinta yg ga prnah diucapin ato cinta yg terucap tetapi berujung penolakan.
tapi apakah kita punya hak untuk membenci seseorang hanya karena dia gak nerima hati yg kita berikan? apakah kita boleh mengatakan "karena cintaku tak kau butuh, berarti yg kau perlukan dariku adalah kebencian?" ato bahkan "maaf, bila kau tak lagi bisa mencintaiku, aku takkan pernah bisa jadi sahabatmu"

entahlah...tetapi gw dan byk org yg gw kenal pernah seperti itu melakukan hal konyol diatas. sampai kemudian gw sadar, cinta ditolak bukanlah akhir segalanya. bener siihh,,semua memang akan berakhir jika cinta yang "ditolak" itu kemudian kita biarkan melintasi batasnya yang setipis kulit bawang menjadi kebencian. orang yang tadinya masih agak simpati dan menganggap kita Fren pasti berubah menjadi Mentari membakar kita dengan bara amarahnya... hehehehe...:D
apalagi pondasi orangnya disusun batu pendendam,,,bakal kacau tu dunia... (sedikit lebay yaaa...:D)

padahal sebenarnya ada option yang lebih lo cyiiinnn...
(1) pamit baik-baik, mengemas kembalitumpahan hati yang tak menemukan pemancing hebat, mencari pemancing yang membutuhkannya yang benar-benar bisa menghargainya... (gw ambil dari artikel gw ttg buku dari Steve Harvey "Act like a lady, Think like a man")
ato
(2) jika sungguh tak bisa pindah kelain hati, tetaplah mencintainya karena sebenarnya tak siapapun yang bisa menolak ternyata diam-diam dicintai dan menolak persembahan cinta. bukannya mencintai hak setiap orang? tetapi tentu saja, mencintailah dari jauh, sayangi dirinya tanpa membuatnya merasa terganggu. memberikan doa untuknya walo dia gak pernah tau, memohon bahagia untuknya walau kebahagiaanitu dibaginya bukan untuk kamu.

menyedihkan?

mungkin iya, mungkin jg gak, yang jelas itu gak sekonyol cinta yg bermutasi jadi benci dan penuh dendam tadi. lagian Tuhan konon menyimpan sebuah janji rahasia dilangit sana bahwa gak ada balasan bagi cinta sejati kecuali cinta sejati pula.

ini deh sepenggal kisah gw, gw bisa menulis ini semua karena pengalaman gw juga dan gw jadikan pelajaran hidup untuk jd lebih baik dari sebelumnya :D

LOVE MY LIFE!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar