kita dapat memilih bahagia atau sedih, ketika kita diberi suatu kondisi yang sama, ada yang memilih bahagia tapi ada yang memilih untuk tidak.
tapi anehnya ketikan pilihan itu telah kita lakukan, kita tidak siap untuk bersedih...
aneh, tapi coba pikirkan contoh ini,
ketika kita memilih untuk tidak belajar pada saat ujian, kita tidak siap untuk mendapatkan nilai jelek.
ketika kita memilih marah dan benci, kita tidak siap untuk merasakan perasaan sakit tersebut.
hidup ini penuh dengan pilihan.
ketika sebuah kondisi yang sama diberikan kepada sejumlah orang, hasil dari kondisi tersebut sangat tergantung pada reaksi orang tersebut, sangat tergantung pada pilihan mereka. mereka dapat memilih untuk menerimanya sebagai anugrah, sebagai kesempatan untuk memperkuat diri. atau mereka dapat juga memilih untuk menerimanya sebagai sumber derita atau kesialan.
Jadi pilihlah bahagia, jika kita memilih bahagia maka setiap tindakan dan gagasan kita adalah kebahagian dan kita bisa belajar untuk memilih yang baik, BELAJAR menjadi BAHAGIA.
kita belajar untuk mengasihi, kita belajar untuk mensyukuri, kita belajar untuk saling melengkapi, kita belajar dalam kondisi dimana "UNIVERSAL LOVE" menyertai langkah kita.
dengan pilihan untuk bahagia, dan kita berani belajar untuk bahagia, maka pilihan yang kita lakukan akan menghasilkan konsekwensinya yaitu "KEBAHAGIAAN"
tadi malam gw melihat ada senyuman diwajahnya dan gw tidak melihat wajah yang murung lagi..
dan dipagi hari tidak ada bahasa pengeluhan lagi dari dia...
so,,,bisa dikatakan rencana gw untuk memperkenalkan dia kepada temanku Dimas berhasil dan mereka langsung klop dan penuh tawa disela pembicaraan mereka,,,
yah walopun yg lainnya jadi dikacangin...hahaha
syukur ajah yang lain take it easy...
theresia, me n putri (kiri ke kanan)
putri, dimas n stevie (kiri ke kanan)
ada senyum kebahagiaan di wajah kami semua... :) :) :)
xoxo


Tidak ada komentar:
Posting Komentar